Pemimpin dan
Rakyatnya
Penulis
Alumni Pertama PONPES Alwasilah Lemo
Penulis
Alumni Pertama PONPES Alwasilah Lemo
Aktivitas utama penguasa adalah mengurus
rakyat. Segala urusan rakyat itu menjadi tanggung jawab utama seorang penguasa.
Untuk mengurusnya, maka penguasa memberlakukan aturan-aturan agar dilaksanakan
oleh rakyatnya. Lantas bagaimana pengaturan tersebut?
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah
oleh kalian Allah, rasul, dan ulil amri (penguasa) di antara kalian...."
Ayat ke-59 dari surat an-Nisa.
Ketertiban dan keamanan dalam masyarakat dapat terjadi apabila adanya hubungan yang harmonis antara penguasa dengan rakyatnya, semua ini berupa saling menasihati dan saling menguatkan antara satu dengan yang lain. Di antara keduanya pun harus memiliki kesadaran, bahwa pihak yang satu adalah seorang pemimpin, dan yang lain adalah pihak yang dipimpin.
Contoh
wujud kesadaran untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara pemimpin dan
rakyatnya, tampak pada pidato yang disampaikan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra.
Inilah pidato yang pertama kali beliau sampaikan ketika menjadi Khalifah,
pengganti Rasulullah SAW: "Wahai manusia, sesungguhnya aku telah diangkat
untuk menjadi pemimpin kalian, sementara aku bukanlah yang terbaik di antara
kalian. Karena itu jika aku berbuat baik, maka dukunglah. Dan jika aku berbuat
buruk, maka cegahlah. Taatilah aku selama aku menaati Allah dan rasul-Nya. Jika
aku bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya, maka kalian tidak perlu menaatiku. Sedangkan
ketika menjadi khalifah, Umar bin Khaththab RA menyampaikan: "Wahai
manusia, siapa saja di antara kalian yang melihatku menyimpang, maka
luruskanlah aku."
Demikianlah betapa pentingnya sosok pemimpin
yang memahami hubungan antara dirinya dengan rakyatnya. Seorang pemimpin adalah
yang disukai rakyatnya dan bahkan mendoakannya, begitu pula sebaliknya ketika
pemimpin itu menyukai mereka dan juga mendoakan rakyatnya.
Dari Auf bin Malik al-Asyja'i, Rasulullah SAW
bersabda, "Sebaik-baik pemimpin kalian ialah mereka yang kalian cintai dan
mereka pun mencintai kalian; mereka mendoakan kalian dan kalian pun mendoakan
mereka."
Kemarin pukul 8:08 · Dikirim dari Web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar